Izin tambang dan dampak lingkungan di Sulawesi Tengah
· Angka contoh ilustratif; angka terkini ada di peta.
Sulawesi Tengah (ibu kota Palu) memiliki 355 izin usaha pertambangan yang tercatat, terutama nikel, batuan & pasir. Wilayah terbuka dan terdampak tambang yang terpetakan mencakup 3.211 ha. Pada 2025 tercatat kehilangan tutupan hutan 34.521 ha. Belum ada buletin lingkungan yang diterbitkan untuk provinsi ini.

Wilayah terdampak mencakup pencemaran dan kerusakan fisik lahan, baik dari tambang berizin maupun tanpa izin.
Izin per komoditas
| Komoditas | Izin |
|---|---|
| nikel | 142 |
| batuan & pasir | 133 |
| batu gamping | 73 |
| emas | 3 |
| batu kuarsa | 2 |
| molibdenum | 1 |
| lainnya | 1 |
Sumber: ESDM MODI / Geoportal ESDM · Diperbarui 22 Okt 2026
Kehilangan hutan per tahun
| Tahun | ha |
|---|---|
| 2021 | 22.720 |
| 2022 | 24.790 |
| 2023 | 43.355 |
| 2024 | 28.901 |
| 2025 | 34.521 |
Sumber: Hansen/GFW 2025 v1.12 · Diperbarui 22 Okt 2026
Status SDG
Belum ada data
Kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah
Pilih kabupaten atau kota untuk melihat izin tambang dan wilayah terdampak di tingkat setempat.
- Kabupaten Banggai · 37 izin
- Kabupaten Poso
- Kabupaten Donggala · 59 izin
- Kabupaten Toli-Toli · 12 izin
- Kabupaten Buol
- Kabupaten Morowali · 131 izin
- Kabupaten Banggai Kepulauan · 4 izin
- Kabupaten Parigi Moutong · 3 izin
- Kabupaten Tojo Una Una · 5 izin
- Kabupaten Sigi · 3 izin
- Kabupaten Banggai Laut
- Kabupaten Morowali Utara · 74 izin
- Kota Palu · 26 izin
Tersedia dengan akun gratis
Detail berikut hanya terlihat setelah masuk. Kami hanya menampilkan jenis dan jumlahnya di sini.
- Pemegang izin341 Terkunci
- Peringatan lingkungan6 Terkunci
- Penilaian dampak0 Terkunci