Termasuk penyebutan dalam berita dan peristiwa yang diberitakan (sinyal).
Ekspor
Singkatnya
185 izin tambang berada di area ini.
Jejak tambang (satelit)
246,6 ha dari 490.616 ha (0,1%) menunjukkan gangguan tambang pada citra satelit.[3]123,5 ha di antaranya berada di luar batas izin yang diketahui (ESDM). Ini bukan temuan pelanggaran.
Izin185[1]Kementerian ESDM geoportal (Minerba / Monaresia Wilayah Pertambangan), via legacy Eco Mining Data harvest · sinyal
Jejak tambang (satelit)247 ha[3]Perhitungan Eco Mining Data: jejak tambang (Cheng et al. 2026 · Maus et al. 2022 · digitalisasi ESMI) × subjek; di dalam dan di luar geometri izin ESDM terkini · sinyal
Izin di kawasan lindung0 ha[2]Perhitungan Eco Mining Data: geometri izin terkini (ESDM) × luas; tumpang tindih dengan kawasan lindung (WDPA) · sinyal
Yang belum kami ketahui (20)
Kualitas air sungai (indeks pencemaran)
Kualitas udara (ISPU, proksi PM2.5)
Riwayat perubahan izin (diff ESDM) · perlu Perbandingan mingguan register izin ESDM
Cheng dkk. 2026 (2017–2022, kelas penggunaan lahan)
245,2 ha · 16
Maus dkk. 2022 (citra 2019)
229,3 ha · 3
Total menghitung lahan sekali bila sumber tumpang tindih (Cheng dkk. 2026, lalu Maus dkk. 2022, lalu digitasi ESMI).
Di luar batas izin yang diketahui bukan temuan pelanggaran: bisa berupa celah pada lapisan izin ESDM, izin lama atau kedaluwarsa, atau penggunaan lahan lain.
Kehilangan hutan
Kehilangan tutupan pohon 2001–2025, di tempat tutupan pohon tahun 2000 minimal 30 %. Data satelit tahunan (Hansen / University of Maryland).
Kehilangan berarti tutupan pohon hilang: pembukaan lahan, tetapi juga panen perkebunan atau kebakaran. Ini bukan temuan deforestasi ilegal, dan datanya tahunan, bukan bulanan.
Izin
Terlihat dengan akun gratis · Daftar dan nomor izinMasuk
Perlu: Trends.Earth (tutupan lahan, produktivitas, karbon tanah)
Belum terhubung
Jarak ke target RPJMN 2025-2029 / RAD TPB
Sumber
Kementerian ESDM geoportal (Minerba / Monaresia Wilayah Pertambangan), via legacy Eco Mining Data harvest · geoportal.esdm.go.id · diambil 18 Okt 2026 · sinyal · unknown
Perhitungan Eco Mining Data: geometri izin terkini (ESDM) × luas; tumpang tindih dengan kawasan lindung (WDPA) · dihitung oleh Eco Mining Data · per 18 Okt 2026 · sinyal · turunan dari lapisan izin ESDM dan WDPA (ketentuan WDPA berlaku)Gabungan geometri izin terkini, dipotong pada subjek; irisan dengan kawasan lindung; luas geodesik
Perhitungan Eco Mining Data: jejak tambang (Cheng et al. 2026 · Maus et al. 2022 · digitalisasi ESMI) × subjek; di dalam dan di luar geometri izin ESDM terkini · doi.org · dihitung oleh Eco Mining Data · per 31 Des 2019 · sinyal · turunan dari Cheng et al. 2026 dan Maus et al. 2022 (CC BY-SA 4.0), lahan hasil digitalisasi ESMI, dan lapisan izin ESDMPoligon jejak dipotong pada subjek (luas geodesik), dihitung sekali di tempat sumber saling tumpang tindih (Cheng > Maus > ESMI); bagian di dalam gabungan geometri izin terkini dibandingkan dengan bagian di luar batas izin yang dikenal (ESDM). Di luar bukan berarti ilegal: bisa karena data belum lengkap atau izin lama.
Indonesia administrative regions (seed) · github.com · per 1 Jan 2025 · terkonfirmasi · geometry: CC BY 3.0 IGO; codes: BPS public data (open; attribution: Badan Pusat Statistik)
Hansen Global Forest Change GFC-2025-v1.13 · glad.earthengine.app · per 31 Des 2025 · terkonfirmasi · CC BY 4.0Hansen, M. C. et al. 2013. High-Resolution Global Maps of 21st-Century Forest Cover Change. Science 342: 850-53. Data: Global Forest Change 2000-2025 (v1.13), University of Maryland.
Model: lahan pertanian pembanding Rp 14.926/m² dikurangi perkiraan biaya reklamasi ≈ Rp 18.379/m² (emas/tembaga). Biaya reklamasi lebih besar dari nilai lahannya: neto −Rp 5.373/m², sehingga nilainya 0 (68% hasil model negatif).
Nilai NJOP dan ganti rugi dikonversi ke setara harga pasar dan tahun lama disesuaikan dengan IHK. Nilai cadangan dipinjam dari wilayah yang lebih luas sehingga rentangnya lebih lebar dan mutunya lebih rendah. Bukan penilaian (appraisal). · landvalue.v1 · API (observasi: Tingkat 1)
Nilai pemulihan
Berapa nilai pemulihan lahan bekas tambang yang ditinggalkan dan masih terbuka atau berair, dalam rupiah. Angka untuk Kabupaten Donggala.
Perkiraan model, bukan penilaian (appraisal).
Ukuran kelas tambang MapBiomas
Setiap piksel 30 m yang pernah diberi label lubang tambang oleh MapBiomas, kini ditinggalkan dan masih terbuka atau berair.
Keuntungan bersih
Rp 688 jtP10–P90 −Rp 2,32 M – Rp 3,43 Mmutu D
Nilai kini bersih selama 25 tahun dengan diskonto 10 % per tahun.
Lahan yang dihitung
43 ha · ditinggalkan, masih terbuka atau berair
Balik modal
6 thn
Keuntungan per rupiah biaya
0,08×
Ukuran jejak tambang
Lahan di dalam poligon jejak tambang yang dipetakan, yang ditinggalkan dan masih terbuka atau berair.
Tidak ada lahan terbuka atau berair yang ditinggalkan di sini menurut ukuran ini.
Kedua ukuran saling tumpang tindih. Keduanya ditampilkan berdampingan dan tidak pernah dijumlahkan. T = triliun, M = miliar, jt = juta (rupiah). Huruf di belakang angka adalah mutunya (A terbaik, D perkiraan model kasar); rentangnya P10–P90.
Ukuran kelas tambang MapBiomas · Setiap piksel 30 m yang pernah diberi label lubang tambang oleh MapBiomas, kini ditinggalkan dan masih terbuka atau berair. 34 ha masih terbuka dan 8,8 ha berair (danau bekas tambang).
Dari nilai sekarang ke keuntungan bersih
Nilai sekarang → nilai setelah pemulihan, ditambah manfaat pemulihan bagi semua orang, dikurangi biaya, menghasilkan keuntungan bersih.
Nilai sekarang (lahan rusak)nilai model−Rp 2,33 MP10–P90 −Rp 7,39 M – Rp 5,09 Mmutu D
Nilai setelah pemulihannilai modelRp 5,96 MP10–P90 Rp 3,48–12,3 Mmutu D
Nilai sekarang negatif: lahan ini bernilai kurang dari nol sampai direklamasi. Itu ditampilkan tetapi tidak dihitung sebagai keuntungan; yang dihitung adalah biaya pemulihan.
+Kenaikan nilai tanahnilai modelRp 4,93 MP10–P90 Rp 2,88–6,31 Mmutu D
+Jasa ekosistemnilai modelRp 3,58 MP10–P90 Rp 2,4–5,07 Mmutu D
+KarbonRp 302 jtP10–P90 Rp 168–504 jtmutu D
+Dampak hilir yang terhindarkannilai modelRp 704 jtP10–P90 Rp 378 jt – Rp 1,2 Mmutu D
−Biaya pemulihanRp 8,84 MP10–P90 Rp 7,27–10,8 Mmutu D
Remediasi
Ditampilkan, tidak dijumlahkan
Pendapatan rencana (dikapitalisasi)nilai modelRp 3,29 MP10–P90 Rp 2,23–4,88 Mmutu D
Kewajiban reklamasi yang terpenuhiRp 8,9 MP10–P90 Rp 5,74–12,9 Mmutu D
Menurut zona izin
Zona izin
Lahan
Keuntungan bersih
Di dalam izin yang kedaluwarsa atau dicabut: kewajiban reklamasi berlaku
–
–
Di dalam izin aktif
0,4 ha
Rp 9,37 jtP10–P90 −Rp 20,1 jt – Rp 36,3 jtmutu D
Di dalam izin dengan status lainStatus menunggu, ditangguhkan atau tidak diketahui.
6,3 ha
Rp 164 jtP10–P90 −Rp 352 jt – Rp 636 jtmutu D
Di luar batas izin yang diketahui (ESDM)Bisa jadi celah dalam lapisan izin ESDM atau izin lama: lapisan itu hanya memuat izin yang berlaku.
37 ha
Rp 518 jtP10–P90 −Rp 1,95 M – Rp 2,75 Mmutu D
Siapa yang mendapat manfaat
Pembagian manfaat sebelum biaya (jalur median). Pembagian standar dari Studio Pemulihan: 80 % koperasi, 20 % dana desa.
Pemilik tanahKenaikan nilai tanah.Rp 4,8 Mmutu D51 %
KoperasiPendapatan rencana di atas nilai tanah dan bagian masyarakat dari karbon (80 % tetap di koperasi).Rp 150 jtmutu D2 %
Dana desa20 % dari bagian masyarakat masuk ke dana desa.Rp 37,4 jtmutu D0 %
Pemerintah dan masyarakat umumJasa ekosistem dan dampak hilir yang terhindarkan.Rp 4,26 Mmutu D45 %
Pengembang proyekSisa nilai karbon.Rp 125 jtmutu D1 %
Sumber dan mutu setiap bagian
Bagian
Per hektare
Sumber
Nilai sekarang (lahan rusak)nilai modelNilai guna lahan rusak saat ini: harga tanah pembanding dikurangi biaya reklamasi. Nilainya bisa negatif. Nilai negatif ditampilkan tetapi tidak dihitung sebagai keuntungan, karena biaya pemulihan sudah dihitung di bawah.
−Rp 53,8 jt/haP10–P90 −Rp 171 jt/ha – Rp 118 jt/hamutu D
Nilai tanah Eco Mining Data: lahan tambang terdegradasi = nilai pembanding − biaya reklamasi (nilai model, tidak dibatasi nol)
Nilai setelah pemulihannilai modelYang lebih besar antara harga tanah pembanding dan pendapatan rencana yang dikapitalisasi, tidak pernah keduanya.
Rp 138 jt/haP10–P90 Rp 80,5–283 jt/hamutu D
Yang lebih besar dari (b) nilai tanah pembanding (pertanian/perkebunan; danau bekas tambang × faktor air) dan (a) pendapatan rencana yang dikapitalisasi
Pendapatan rencana (dikapitalisasi)nilai modelPendapatan rencana pemulihan standar (hutan, agroforestri, kebun singkong, keramba ikan di danau bekas tambang) selama 25 tahun, didiskonto. Dipakai dalam nilai setelah pemulihan hanya jika lebih besar.
Rp 76 jt/haP10–P90 Rp 51,6–113 jt/hamutu D
Ekonomi opsi di Studio Pemulihan (tabel harga Sulawesi Utara diterapkan secara nasional), campuran standar per komoditas; nilai kini pendapatan operasional selama masa rencana
Perkiraan model, bukan penilaian (appraisal). Model Eco Mining Data restorevalue.v1: 2.000 undian Monte Carlo, perhitungan tanggal 20 Oktober 2026. Rentang adalah P10–P90.
Rp 7,34 MP10–P90 Rp 5,96–9,11 Mmutu D
PenanamanRp 817 jtP10–P90 Rp 678–995 jtmutu D
=Keuntungan bersihnilai modelRp 688 jtP10–P90 −Rp 2,32 M – Rp 3,43 Mmutu D
nilai model
Nilai setelah pemulihan dikurangi nilai guna saat ini (nilai sekarang yang negatif dihitung nol).
Rp 114 jt/haP10–P90 Rp 66,5–146 jt/hamutu D
(nilai sesudah − nilai guna sekarang, nilai negatif dihitung 0), terealisasi di tahun ke-2 dan didiskontokan
Jasa ekosistemnilai modelNilai nonpasar lahan yang dipulihkan, seperti pengaturan air dan habitat (transfer manfaat dari de Groot dkk. 2012).
Rp 82,7 jt/haP10–P90 Rp 55,5–117 jt/hamutu D
de Groot, R. et al. 2012. Global estimates of the value of ecosystems and their services in monetary units. Ecosystem Services 1: 50-61 (rata-rata per bioma). Manfaat ditransfer pada 0,25-1× rata-rata (paling mungkin 0,5). Lahan budidaya: tidak ada nilai non-pasar tambahan.
KarbonKredit karbon dari penanaman kembali, setelah potongan penyangga, kebocoran dan ketidakpastian, dengan harga sementara.
Rp 6,99 jt/haP10–P90 Rp 3,87–11,7 jt/hamutu D
Profil karbon Studio Pemulihan × (1 − penyangga − kebocoran − ketidakpastian) × harga karbon, dikurangi biaya pengukuran dan penerbitan
Dampak hilir yang terhindarkannilai modelBiaya sedimen, banjir dan pengolahan air di hilir yang terhindarkan. Nilai model, bukan hasil pengukuran.
Rp 16,3 jt/haP10–P90 Rp 8,73–27,7 jt/hamutu D
NILAI MODEL: biaya sedimen, banjir, dan pengolahan air yang dihindari di hilir lahan tambang yang dipulihkan, Rp/ha/thn. Tidak ditemukan studi per hektare di Indonesia; asumsi ESMI, akan diganti estimasi kausal.
RemediasiPerataan lahan, uji tanah dan air, tenaga kerja, serta kompos POCO dengan mikroba di lahan yang diduga mengandung logam.
Rp 170 jt/haP10–P90 Rp 138–211 jt/hamutu D
Biaya remediasi Studio Pemulihan: perataan, pengambilan sampel XRF dan laboratorium, tenaga kerja, POCO + mikroba pada bagian lahan yang mengandung logam
PenanamanBibit, kompos dan penanaman untuk campuran rencana.
Rp 18,9 jt/haP10–P90 Rp 15,7–23 jt/hamutu D
Biaya opsi Studio Pemulihan (penanaman, bibit, kompos) untuk campuran rencana
Biaya pemulihanRemediasi dan penanaman, ditambah dana cadangan.
Rp 204 jt/haP10–P90 Rp 168–249 jt/hamutu D
Remediasi + penanaman + dana cadangan
Kewajiban reklamasi yang terpenuhiKewajiban reklamasi yang akan terpenuhi oleh pemulihan. Ini perpindahan antarpihak (siapa yang membayar): ditampilkan, tidak ditambahkan ke keuntungan.
Rp 206 jt/haP10–P90 Rp 133–299 jt/hamutu D
Standar reklamasi (Kepmen ESDM 344.K/MB.01/MEM.B/2025, disesuaikan IKK): kewajiban yang dipenuhi pemulihan. Sebuah TRANSFER (siapa yang membayar), tidak ditambahkan ke keuntungan
Keuntungan bersihnilai modelKenaikan nilai tanah + jasa ekosistem + karbon + dampak hilir yang terhindarkan − biaya pemulihan.
Rp 15,9 jt/haP10–P90 −Rp 53,7 jt/ha – Rp 79,2 jt/hamutu D
Keuntungan bersih = (nilai sesudah − nilai guna sekarang) + jasa ekosistem + karbon + dampak hilir yang dihindari − biaya; nilai kini, estimasi model, bukan penilaian
Udara di atas smelter
Rata-rata kabupaten dibandingkan dengan latar kelompok pulaunya
Tingkat C
Kerapatan kolom dari satelit, bukan udara di permukaan tanah. Sentinel-5P (TROPOMI) mengukur jumlah NO₂ dan SO₂ di seluruh kolom udara. Angka ini adalah KELEBIHAN dibanding latar sekitarnya, bukan konsentrasi di permukaan tanah dan bukan nilai paparan kesehatan. Zona dinamai menurut tempat; ini bukan temuan tentang perusahaan mana pun.
0,05× 10¹⁵ molekul/cm² NO₂ di atas latarrata-rata 12 bulan terbaru (hingga 2026-09), ± 0,01 (1 SE, statistik)Tidak ada tren signifikan (0,00 per tahun, p = 0.466, 9 tahun)
Kelebihan NO₂ bulanan (tipis), rata-rata bergerak 12 bulan (tebal), pita ± 1 SE; 0 = latar
0,02DUSO₂ di atas latar, rata-rata 12 bulan terbaru, ± 0,00 (1 SE)
±SE hanya statistik; ketidakpastian retrieval (faktor massa udara) 25–50 % untuk NO₂ dan lebih besar untuk kolom SO₂ kecil. Data angin belum digunakan: cincin latar mencakup semua arah. Sumber: KNMI TEMIS NO₂ TROPOMI bulanan v1.0; Copernicus Sentinel-5P OFFL L2 SO₂ melalui Microsoft Planetary Computer.
Pertanyaan tentang wilayah ini
Jawaban siap dari Eco Mining Data, dengan sumber, tanggal dan tingkat keandalan. Kesenjangan data disebutkan.
Neraca Dampak
Neraca modal alam (gaya SEEA-EA): stok, kondisi dan perubahan, dalam satuan fisik.
Luasan
Butir
Awal
Akhir
Perubahan
Periode
Tingkat
Sumber
Jejak tambang
–
247 ha
–
2026
C
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · 31 Des 2022
Jejak di dalam izin
–
123 ha
–
2026
C
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · 31 Des 2022
Jejak di luar izin yang diketahui
–
124 ha
–
2026
C
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · 31 Des 2022
Eco Mining Data EAI v1 (Environmental Affected Index; method in STATUS-answers.md)
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · Maus, V. et al. (2022) Scientific Data 9, 289; Cheng et al. (2026) · CC BY 4.0 / CC BY-SA 4.0
Bagaimana kualitas udara (PM2.5, PM10, SO₂, NO₂) di sekitar tambang dan smelter, hari ini dan historis?
Terjawab
0,11e15 molec/cm²
Tidak ada stasiun darat di sini. Satelit: kolom NO₂ 0,1 × 10¹⁵ molekul/cm² di atas latar (–; ± 0); SO₂ 0 DU di atas latar. Kerapatan kolom, bukan udara di permukaan.
Metode: Sentinel-5P tropospheric NO2 column enhancement over a local background, mean of the newest 12 months (strongest of the regency mean and its industrial zones). Satellite column density, not a ground concentration and not a health exposure value
Jawaban sebagian: ISPU stations in the region; Sentinel-5P, CAMS and NEA are not connected yet.
Belum ada: CAMS (Copernicus atmosfeer: analyses en voorspellingen) · NEA Singapore (PSI/PM2.5 per uur, data.gov.sg) + ASMC (ASEAN-nevelkaarten)
Dari mana sebagian besar peringatan baru berasal minggu/bulan ini?
Terjawab
0sinyal
0 peringatan terkonfirmasi dalam 30 hari terakhir (0 dalam 7 hari). Peringatan terbaru: 10 Agu 2026.
Untuk Kabupaten Donggala
Tingkat C
Data per 10 Agu 2026 usang
Rincian untuk organisasi terverifikasi
Sumber · Metode · Jawaban sebagian
Eco Watch alerts (Eco Mining Data; confirmed after four-eyes review)
Metode: Eco Watch alerts in the last 7 / 30 days; public count = confirmed only, unconfirmed signals counted for T3 in region scope
Jawaban sebagian: Eco Watch alerts (confirmed in public; unconfirmed signals counted for verified organisations only). RADD/GLAD and own detection are not live yet.
Belum ada: RADD/GLAD forest-loss alerts · Sentinel-1
Sosial: Konflik, pemindahan penduduk, keselamatan (kecelakaan, longsor di lokasi PETI)
Terjawab
0events
0 konflik, kecelakaan atau bencana diberitakan dalam 24 bulan (0 terkonfirmasi). Terbanyak: –.
Untuk Kabupaten Donggala
Tingkat D
Data per 18 Okt 2026
Sumber · Metode · Jawaban sebagian
Eco Mining Data news engine (headlines as published; events extracted, counted) · 18 Okt 2026
Metode: Media-reported conflicts, accidents, disasters and spills (24 months); counted, mostly unconfirmed, no organisation named
Jawaban sebagian: Media-reported conflicts, accidents and disasters (counted, mostly unconfirmed, no organisations named); police and field data not yet.
Belum ada: GDELT (wereldwijd nieuws, geotagged) · Field reports
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · Maus, V. et al. (2022) Scientific Data 9, 289; Cheng et al. (2026) · CC BY 4.0 / CC BY-SA 4.0
Metode: Hansen GFC loss inside Maus 2022 mining polygons, per province; all tree-cover loss (GFW) for comparison
Jawaban sebagian: Hansen forest loss inside vs outside permits for the Tijdmachine areas, provincial mining deforestation (Hansen × Maus) as context.
Belum ada: MapBiomas Indonesia (Auriga Nusantara): jaarlijkse landbedekking incl. mijnbouw
Apakah air sungai di hilir keruh atau tercemar, dan sejak kapan?
Belum ada data di sini
Belum ada data untuk tempat ini.
Belum ada:
KLHK Onlimo / Sentinel-2 turbidity · no Onlimo river station in this region
Apa berita terbaru tentang wilayah ini?
Belum ada data di sini
Belum ada data untuk tempat ini.
Belum ada:
News engine / GDELT · no news linked to this region yet
Spesies terancam (IUCN) apa yang hidup di sini, dan berapa luas habitat yang hilang?
Kesenjangan data
Belum dapat dijawab: datanya belum ada di Eco Mining Data.
Belum ada:
IUCN Red List, GBIF, iNaturalist, eBird · sumber belum terhubung
Model: STAR, habitatverlies · metode belum dibangun
Kesehatan: Berapa banyak orang terpapar merkuri, arsenik, PM2.5 atau air tercemar, dan berapa biaya kesehatannya?
Kesenjangan data
Belum dapat dijawab: datanya belum ada di Eco Mining Data.
Belum ada:
Kemenkes (SKI/Riskesdas, SatuSehat-aggregaten) · sumber belum terhubung
ESVD (waarden ecosysteemdiensten), IHME GBD (ziektelast) · sumber belum terhubung
Pemulihan pascatambang
Kondisi lahan di dalam jejak tambang dilihat dari satelit, tahun demi tahun (1990–2025)
Masih ditambang
Tanah tambang masih terlihat dalam beberapa tahun terakhir.
Poligon jejak tambang
12
Pernah terganggu
132 ha
Vegetasi kembali
1,7 ha
Ditinggalkan ≥ 5 tahun, masih terbuka atau berair
0 ha
Di luar batas izin yang diketahui (ESDM)
95 ha
Angka-angka ini adalah jumlah dari semua poligon; status sebuah kelompok adalah status dengan luas terbesar. Ini bisa berupa celah dalam lapisan izin ESDM atau izin lama atau kedaluwarsa: lapisan itu hanya memuat izin yang berlaku.
Luas per status
Masih ditambang111 ha 61 %
Pemulihan terkelola1,7 ha 1 %
Dialihfungsikan20 ha 11 %
Tidak terlihat pada 30 m50 ha 27 %
Tahun penting
Penambangan pertama
2002
Puncak penambangan
2021
Penambangan terakhir
2025
Penambangan berhenti
–
Tanah tambang
Tanah terbuka
Air
Bangunan
Lahan pertanian
Tanaman keras
Semak
Puncak penambangan 118 ha pada 2021. Pada 2025: bangunan 100 ha, tanah tambang 67 ha, tanaman keras 8,8 ha.
Tampilkan angka
Tahun
Tanah tambang
Tanah terbuka
Air
Bangunan
Lahan pertanian
Tanaman keras
Semak
1990
0
0
1
1
39
94
48
1991
0
1
1
4
40
114
24
1992
0
1
1
4
40
114
24
1993
0
1
1
4
40
114
24
1994
0
1
1
4
40
114
24
1995
0
1
1
4
17
128
32
1996
0
1
1
5
11
127
39
1997
0
1
1
7
8
125
42
1998
0
2
1
8
6
121
45
1999
0
2
1
9
6
120
46
2000
0
2
1
9
6
124
42
2001
0
2
1
9
6
124
42
2002
4
0
1
9
8
124
38
2003
4
0
Seluruh poligon jejak tambang, termasuk bagian di luar subjek ini.
Status per poligon
Akun gratis · Status per poligon, beserta tingkat keyakinan, aturan yang menentukannya, dan riwayat lahannya, memerlukan akun gratis.
Tutupan lahan dari satelit, bukan reklamasi yang dilaporkan: laporan reklamasi ESDM tidak digunakan. Sumber: MapBiomas Indonesia Koleksi 5 (30 m, CC BY-SA 4.0), JRC Tropical Moist Forest; jejak tambang Maus dkk. 2022 dan Cheng dkk. 2026 (CC BY-SA 4.0); lapisan izin ESDM MODI. Metode rec-1.0 · dihitung 19 Okt 2026
1
9
8
126
36
2004
5
4
1
19
8
113
34
2005
7
0
1
25
18
99
33
2006
7
1
0
26
23
93
33
2007
9
1
0
27
27
85
34
2008
19
0
0
27
27
85
24
2009
21
0
0
27
31
79
25
2010
23
1
0
28
32
75
24
2011
26
2
0
33
33
68
21
2012
28
1
0
33
34
66
22
2013
29
10
0
34
31
62
17
2014
76
2
0
36
14
44
10
2015
90
1
0
36
13
38
5
2016
97
1
0
37
13
32
3
2017
98
1
0
41
13
29
1
2018
102
1
0
41
13
24
1
2019
113
0
0
41
12
16
1
2020
117
0
0
42
11
13
1
2021
118
0
0
44
8
12
1
2022
109
0
0
58
5
11
1
2023
109
0
0
59
4
10
1
2024
95
0
0
74
4
10
1
2025
67
0
0
100
7
9
0
Tanah tambang
Tanah terbuka
Air
Bangunan
Lahan pertanian
Tanaman keras
Semak
Puncak penambangan 118 ha pada 2021. Pada 2025: bangunan 100 ha, tanah tambang 67 ha, tanaman keras 8,8 ha.