Termasuk penyebutan dalam berita dan peristiwa yang diberitakan (sinyal).
Ekspor
Singkatnya
124 izin tambang berada di area ini.
Jejak tambang (satelit)
11,6 ha dari 212.570 ha (0%) menunjukkan gangguan tambang pada citra satelit.[3]11,6 ha di antaranya berada di luar batas izin yang diketahui (ESDM). Ini bukan temuan pelanggaran.
Izin124[1]Kementerian ESDM geoportal (Minerba / Monaresia Wilayah Pertambangan), via legacy Eco Mining Data harvest · sinyal
Jejak tambang (satelit)12 ha[3]Perhitungan Eco Mining Data: jejak tambang (Cheng et al. 2026 · Maus et al. 2022 · digitalisasi ESMI) × subjek; di dalam dan di luar geometri izin ESDM terkini · sinyal
Izin di kawasan lindung0 ha[2]Perhitungan Eco Mining Data: geometri izin terkini (ESDM) × luas; tumpang tindih dengan kawasan lindung (WDPA) · sinyal
Yang belum kami ketahui (20)
Kualitas air sungai (indeks pencemaran)
Kualitas udara (ISPU, proksi PM2.5)
Riwayat perubahan izin (diff ESDM) · perlu Perbandingan mingguan register izin ESDM
Cheng dkk. 2026 (2017–2022, kelas penggunaan lahan)
11,5 ha · 3
Maus dkk. 2022 (citra 2019)
11 ha · 1
Total menghitung lahan sekali bila sumber tumpang tindih (Cheng dkk. 2026, lalu Maus dkk. 2022, lalu digitasi ESMI).
Di luar batas izin yang diketahui bukan temuan pelanggaran: bisa berupa celah pada lapisan izin ESDM, izin lama atau kedaluwarsa, atau penggunaan lahan lain.
Kehilangan hutan
Kehilangan tutupan pohon 2001–2025, di tempat tutupan pohon tahun 2000 minimal 30 %. Data satelit tahunan (Hansen / University of Maryland).
Kehilangan berarti tutupan pohon hilang: pembukaan lahan, tetapi juga panen perkebunan atau kebakaran. Ini bukan temuan deforestasi ilegal, dan datanya tahunan, bukan bulanan.
Izin
Terlihat dengan akun gratis · Daftar dan nomor izinMasuk
Perlu: Trends.Earth (tutupan lahan, produktivitas, karbon tanah)
Belum terhubung
Jarak ke target RPJMN 2025-2029 / RAD TPB
Sumber
Kementerian ESDM geoportal (Minerba / Monaresia Wilayah Pertambangan), via legacy Eco Mining Data harvest · geoportal.esdm.go.id · diambil 18 Okt 2026 · sinyal · unknown
Perhitungan Eco Mining Data: geometri izin terkini (ESDM) × luas; tumpang tindih dengan kawasan lindung (WDPA) · dihitung oleh Eco Mining Data · per 18 Okt 2026 · sinyal · turunan dari lapisan izin ESDM dan WDPA (ketentuan WDPA berlaku)Gabungan geometri izin terkini, dipotong pada subjek; irisan dengan kawasan lindung; luas geodesik
Perhitungan Eco Mining Data: jejak tambang (Cheng et al. 2026 · Maus et al. 2022 · digitalisasi ESMI) × subjek; di dalam dan di luar geometri izin ESDM terkini · doi.org · dihitung oleh Eco Mining Data · per 31 Des 2019 · sinyal · turunan dari Cheng et al. 2026 dan Maus et al. 2022 (CC BY-SA 4.0), lahan hasil digitalisasi ESMI, dan lapisan izin ESDMPoligon jejak dipotong pada subjek (luas geodesik), dihitung sekali di tempat sumber saling tumpang tindih (Cheng > Maus > ESMI); bagian di dalam gabungan geometri izin terkini dibandingkan dengan bagian di luar batas izin yang dikenal (ESDM). Di luar bukan berarti ilegal: bisa karena data belum lengkap atau izin lama.
Indonesia administrative regions (seed) · github.com · per 1 Jan 2025 · terkonfirmasi · geometry: CC BY 3.0 IGO; codes: BPS public data (open; attribution: Badan Pusat Statistik)
Hansen Global Forest Change GFC-2025-v1.13 · glad.earthengine.app · per 31 Des 2025 · terkonfirmasi · CC BY 4.0Hansen, M. C. et al. 2013. High-Resolution Global Maps of 21st-Century Forest Cover Change. Science 342: 850-53. Data: Global Forest Change 2000-2025 (v1.13), University of Maryland.
Kementerian ESDM geoportal (Minerba / Monaresia Wilayah Pertambangan), via legacy Eco Mining Data harvest · geoportal.esdm.go.id · diambil 18 Okt 2026 · sinyal · unknown
Model: lahan pertanian pembanding Rp 9.108/m² dikurangi perkiraan biaya reklamasi ≈ Rp 14.988/m² (timah). Biaya reklamasi lebih besar dari nilai lahannya: neto −Rp 6.425/m², sehingga nilainya 0 (72% hasil model negatif).
Nilai NJOP dan ganti rugi dikonversi ke setara harga pasar dan tahun lama disesuaikan dengan IHK. Nilai cadangan dipinjam dari wilayah yang lebih luas sehingga rentangnya lebih lebar dan mutunya lebih rendah. Bukan penilaian (appraisal). · landvalue.v1 · API (observasi: Tingkat 1)
Nilai pemulihan
Berapa nilai pemulihan lahan bekas tambang yang ditinggalkan dan masih terbuka atau berair, dalam rupiah. Angka untuk Kabupaten Bangka Tengah.
Perkiraan model, bukan penilaian (appraisal).
Ukuran kelas tambang MapBiomas
Setiap piksel 30 m yang pernah diberi label lubang tambang oleh MapBiomas, kini ditinggalkan dan masih terbuka atau berair.
Keuntungan bersih
Rp 21,8 MP10–P90 −Rp 5,42 M – Rp 51,1 Mmutu D
Nilai kini bersih selama 25 tahun dengan diskonto 10 % per tahun.
Lahan yang dihitung
956 ha · ditinggalkan, masih terbuka atau berair
Balik modal
2 thn
Keuntungan per rupiah biaya
0,33×
Ukuran jejak tambang
Lahan di dalam poligon jejak tambang yang dipetakan, yang ditinggalkan dan masih terbuka atau berair.
Tidak ada lahan terbuka atau berair yang ditinggalkan di sini menurut ukuran ini.
Kedua ukuran saling tumpang tindih. Keduanya ditampilkan berdampingan dan tidak pernah dijumlahkan. T = triliun, M = miliar, jt = juta (rupiah). Huruf di belakang angka adalah mutunya (A terbaik, D perkiraan model kasar); rentangnya P10–P90.
Ukuran kelas tambang MapBiomas · Setiap piksel 30 m yang pernah diberi label lubang tambang oleh MapBiomas, kini ditinggalkan dan masih terbuka atau berair. 196 ha masih terbuka dan 760 ha berair (danau bekas tambang).
Dari nilai sekarang ke keuntungan bersih
Nilai sekarang → nilai setelah pemulihan, ditambah manfaat pemulihan bagi semua orang, dikurangi biaya, menghasilkan keuntungan bersih.
Nilai sekarang (lahan rusak)nilai model−Rp 61,5 MP10–P90 −Rp 157 M – Rp 138 Mmutu D
Nilai setelah pemulihannilai modelRp 63,3 MP10–P90 Rp 34,2–166 Mmutu D
Nilai sekarang negatif: lahan ini bernilai kurang dari nol sampai direklamasi. Itu ditampilkan tetapi tidak dihitung sebagai keuntungan; yang dihitung adalah biaya pemulihan.
+Kenaikan nilai tanahnilai modelRp 40,7 MP10–P90 Rp 20,4–64,3 Mmutu D
+Jasa ekosistemnilai modelRp 29,9 MP10–P90 Rp 20,1–42,5 Mmutu D
+KarbonRp 406 jtP10–P90 −Rp 232 jt – Rp 1,36 Mmutu D
+Dampak hilir yang terhindarkannilai modelRp 15,6 MP10–P90 Rp 8,35–26,5 Mmutu D
−Biaya pemulihanRp 65,7 MP10–P90 Rp 55,9–77,5 Mmutu D
Remediasi
Ditampilkan, tidak dijumlahkan
Pendapatan rencana (dikapitalisasi)nilai modelRp 32,8 MP10–P90 Rp 22,3–48,7 Mmutu D
Kewajiban reklamasi yang terpenuhiRp 160 MP10–P90 Rp 103–233 Mmutu D
Menurut zona izin
Zona izin
Lahan
Keuntungan bersih
Di dalam izin yang kedaluwarsa atau dicabut: kewajiban reklamasi berlaku
–
–
Di dalam izin aktif
146 ha
Rp 4,49 MP10–P90 Rp 366 jt – Rp 9,04 Mmutu D
Di dalam izin dengan status lainStatus menunggu, ditangguhkan atau tidak diketahui.
65 ha
Rp 2,83 MP10–P90 Rp 1,01–4,91 Mmutu D
Di luar batas izin yang diketahui (ESDM)Bisa jadi celah dalam lapisan izin ESDM atau izin lama: lapisan itu hanya memuat izin yang berlaku.
745 ha
Rp 14,5 MP10–P90 −Rp 6,87 M – Rp 37,4 Mmutu D
Siapa yang mendapat manfaat
Pembagian manfaat sebelum biaya (jalur median). Pembagian standar dari Studio Pemulihan: 80 % koperasi, 20 % dana desa.
Pemilik tanahKenaikan nilai tanah.Rp 43,4 Mmutu D46 %
KoperasiPendapatan rencana di atas nilai tanah dan bagian masyarakat dari karbon (80 % tetap di koperasi).Rp 4,02 Mmutu D4 %
Dana desa20 % dari bagian masyarakat masuk ke dana desa.Rp 1,01 Mmutu D1 %
Pemerintah dan masyarakat umumJasa ekosistem dan dampak hilir yang terhindarkan.Rp 45,2 Mmutu D48 %
Pengembang proyekSisa nilai karbon.Rp 430 jtmutu D0 %
Sumber dan mutu setiap bagian
Bagian
Per hektare
Sumber
Nilai sekarang (lahan rusak)nilai modelNilai guna lahan rusak saat ini: harga tanah pembanding dikurangi biaya reklamasi. Nilainya bisa negatif. Nilai negatif ditampilkan tetapi tidak dihitung sebagai keuntungan, karena biaya pemulihan sudah dihitung di bawah.
−Rp 64,3 jt/haP10–P90 −Rp 164 jt/ha – Rp 144 jt/hamutu D
Nilai tanah Eco Mining Data: lahan tambang terdegradasi = nilai pembanding − biaya reklamasi (nilai model, tidak dibatasi nol)
Nilai setelah pemulihannilai modelYang lebih besar antara harga tanah pembanding dan pendapatan rencana yang dikapitalisasi, tidak pernah keduanya.
Rp 66,2 jt/haP10–P90 Rp 35,7–173 jt/hamutu D
Yang lebih besar dari (b) nilai tanah pembanding (pertanian/perkebunan; danau bekas tambang × faktor air) dan (a) pendapatan rencana yang dikapitalisasi
Pendapatan rencana (dikapitalisasi)nilai modelPendapatan rencana pemulihan standar (hutan, agroforestri, kebun singkong, keramba ikan di danau bekas tambang) selama 25 tahun, didiskonto. Dipakai dalam nilai setelah pemulihan hanya jika lebih besar.
Rp 34,3 jt/haP10–P90 Rp 23,3–51 jt/hamutu D
Ekonomi opsi di Studio Pemulihan (tabel harga Sulawesi Utara diterapkan secara nasional), campuran standar per komoditas; nilai kini pendapatan operasional selama masa rencana
Perkiraan model, bukan penilaian (appraisal). Model Eco Mining Data restorevalue.v1: 2.000 undian Monte Carlo, perhitungan tanggal 20 Oktober 2026. Rentang adalah P10–P90.
Rp 29,5 MP10–P90 Rp 25,3–34,3 Mmutu D
PenanamanRp 31,2 MP10–P90 Rp 25,9–38 Mmutu D
=Keuntungan bersihnilai modelRp 21,8 MP10–P90 −Rp 5,42 M – Rp 51,1 Mmutu D
nilai model
Nilai setelah pemulihan dikurangi nilai guna saat ini (nilai sekarang yang negatif dihitung nol).
Rp 42,6 jt/haP10–P90 Rp 21,3–67,2 jt/hamutu D
(nilai sesudah − nilai guna sekarang, nilai negatif dihitung 0), terealisasi di tahun ke-2 dan didiskontokan
Jasa ekosistemnilai modelNilai nonpasar lahan yang dipulihkan, seperti pengaturan air dan habitat (transfer manfaat dari de Groot dkk. 2012).
Rp 31,3 jt/haP10–P90 Rp 21–44,4 jt/hamutu D
de Groot, R. et al. 2012. Global estimates of the value of ecosystems and their services in monetary units. Ecosystem Services 1: 50-61 (rata-rata per bioma). Manfaat ditransfer pada 0,25-1× rata-rata (paling mungkin 0,5). Lahan budidaya: tidak ada nilai non-pasar tambahan.
KarbonKredit karbon dari penanaman kembali, setelah potongan penyangga, kebocoran dan ketidakpastian, dengan harga sementara.
Rp 424.145/haP10–P90 −Rp 242.453/ha – Rp 1,42 jt/hamutu D
Profil karbon Studio Pemulihan × (1 − penyangga − kebocoran − ketidakpastian) × harga karbon, dikurangi biaya pengukuran dan penerbitan
Dampak hilir yang terhindarkannilai modelBiaya sedimen, banjir dan pengolahan air di hilir yang terhindarkan. Nilai model, bukan hasil pengukuran.
Rp 16,3 jt/haP10–P90 Rp 8,73–27,7 jt/hamutu D
NILAI MODEL: biaya sedimen, banjir, dan pengolahan air yang dihindari di hilir lahan tambang yang dipulihkan, Rp/ha/thn. Tidak ditemukan studi per hektare di Indonesia; asumsi ESMI, akan diganti estimasi kausal.
RemediasiPerataan lahan, uji tanah dan air, tenaga kerja, serta kompos POCO dengan mikroba di lahan yang diduga mengandung logam.
Rp 30,9 jt/haP10–P90 Rp 26,5–35,9 jt/hamutu D
Biaya remediasi Studio Pemulihan: perataan, pengambilan sampel XRF dan laboratorium, tenaga kerja, POCO + mikroba pada bagian lahan yang mengandung logam
PenanamanBibit, kompos dan penanaman untuk campuran rencana.
Rp 32,6 jt/haP10–P90 Rp 27,1–39,7 jt/hamutu D
Biaya opsi Studio Pemulihan (penanaman, bibit, kompos) untuk campuran rencana
Biaya pemulihanRemediasi dan penanaman, ditambah dana cadangan.
Rp 68,7 jt/haP10–P90 Rp 58,5–81 jt/hamutu D
Remediasi + penanaman + dana cadangan
Kewajiban reklamasi yang terpenuhiKewajiban reklamasi yang akan terpenuhi oleh pemulihan. Ini perpindahan antarpihak (siapa yang membayar): ditampilkan, tidak ditambahkan ke keuntungan.
Rp 168 jt/haP10–P90 Rp 108–244 jt/hamutu D
Standar reklamasi (Kepmen ESDM 344.K/MB.01/MEM.B/2025, disesuaikan IKK): kewajiban yang dipenuhi pemulihan. Sebuah TRANSFER (siapa yang membayar), tidak ditambahkan ke keuntungan
Keuntungan bersihnilai modelKenaikan nilai tanah + jasa ekosistem + karbon + dampak hilir yang terhindarkan − biaya pemulihan.
Rp 22,8 jt/haP10–P90 −Rp 5,67 jt/ha – Rp 53,4 jt/hamutu D
Keuntungan bersih = (nilai sesudah − nilai guna sekarang) + jasa ekosistem + karbon + dampak hilir yang dihindari − biaya; nilai kini, estimasi model, bukan penilaian
Pertanyaan tentang wilayah ini
Jawaban siap dari Eco Mining Data, dengan sumber, tanggal dan tingkat keandalan. Kesenjangan data disebutkan.
Berapa EAI (indeks keterdampakan lingkungan) wilayah ini, dan komponen mana yang paling berat?
Eco Mining Data EAI v1 (Environmental Affected Index; method in STATUS-answers.md)
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · Maus, V. et al. (2022) Scientific Data 9, 289; Cheng et al. (2026) · CC BY 4.0 / CC BY-SA 4.0
Bagaimana kualitas udara (PM2.5, PM10, SO₂, NO₂) di sekitar tambang dan smelter, hari ini dan historis?
Terjawab
0,11e15 molec/cm²
Tidak ada stasiun darat di sini. Satelit: kolom NO₂ 0,1 × 10¹⁵ molekul/cm² di atas latar (–; ± 0); SO₂ – DU di atas latar. Kerapatan kolom, bukan udara di permukaan.
Metode: Sentinel-5P tropospheric NO2 column enhancement over a local background, mean of the newest 12 months (strongest of the regency mean and its industrial zones). Satellite column density, not a ground concentration and not a health exposure value
Jawaban sebagian: ISPU stations in the region; Sentinel-5P, CAMS and NEA are not connected yet.
Belum ada: CAMS (Copernicus atmosfeer: analyses en voorspellingen) · NEA Singapore (PSI/PM2.5 per uur, data.gov.sg) + ASMC (ASEAN-nevelkaarten)
Dari mana sebagian besar peringatan baru berasal minggu/bulan ini?
Terjawab
0sinyal
0 peringatan terkonfirmasi dalam 30 hari terakhir (0 dalam 7 hari). Peringatan terbaru: 10 Agu 2026.
Untuk Kabupaten Bangka Tengah
Tingkat C
Data per 10 Agu 2026 usang
Rincian untuk organisasi terverifikasi
Sumber · Metode · Jawaban sebagian
Eco Watch alerts (Eco Mining Data; confirmed after four-eyes review)
Metode: Eco Watch alerts in the last 7 / 30 days; public count = confirmed only, unconfirmed signals counted for T3 in region scope
Jawaban sebagian: Eco Watch alerts (confirmed in public; unconfirmed signals counted for verified organisations only). RADD/GLAD and own detection are not live yet.
Belum ada: RADD/GLAD forest-loss alerts · Sentinel-1
Sosial: Konflik, pemindahan penduduk, keselamatan (kecelakaan, longsor di lokasi PETI)
Terjawab
0events
0 konflik, kecelakaan atau bencana diberitakan dalam 24 bulan (0 terkonfirmasi). Terbanyak: –.
Untuk Kabupaten Bangka Tengah
Tingkat D
Data per 18 Okt 2026
Sumber · Metode · Jawaban sebagian
Eco Mining Data news engine (headlines as published; events extracted, counted) · 18 Okt 2026
Metode: Media-reported conflicts, accidents, disasters and spills (24 months); counted, mostly unconfirmed, no organisation named
Jawaban sebagian: Media-reported conflicts, accidents and disasters (counted, mostly unconfirmed, no organisations named); police and field data not yet.
Belum ada: GDELT (wereldwijd nieuws, geotagged) · Field reports
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · Maus, V. et al. (2022) Scientific Data 9, 289; Cheng et al. (2026) · CC BY 4.0 / CC BY-SA 4.0
Metode: Hansen GFC loss inside Maus 2022 mining polygons, per province; all tree-cover loss (GFW) for comparison
Jawaban sebagian: Hansen forest loss inside vs outside permits for the Tijdmachine areas, provincial mining deforestation (Hansen × Maus) as context.
Belum ada: MapBiomas Indonesia (Auriga Nusantara): jaarlijkse landbedekking incl. mijnbouw
Mining footprint: Cheng et al. 2026, Maus et al. 2022 (v2), ESMI digitised; counted once · 31 Des 2022
Nilai dalam Rp (jasa ekosistem) masih kesenjangan data sampai valuasi ESVD terhubung. · il.v1
Udara di atas smelter
Rata-rata kabupaten dibandingkan dengan latar kelompok pulaunya
Tingkat C
Kerapatan kolom dari satelit, bukan udara di permukaan tanah. Sentinel-5P (TROPOMI) mengukur jumlah NO₂ dan SO₂ di seluruh kolom udara. Angka ini adalah KELEBIHAN dibanding latar sekitarnya, bukan konsentrasi di permukaan tanah dan bukan nilai paparan kesehatan. Zona dinamai menurut tempat; ini bukan temuan tentang perusahaan mana pun.
0,06× 10¹⁵ molekul/cm² NO₂ di atas latarrata-rata 12 bulan terbaru (hingga 2026-09), ± 0,01 (1 SE, statistik)Tidak ada tren signifikan (-0,01 per tahun, p = 0.348, 9 tahun)
Kelebihan NO₂ bulanan (tipis), rata-rata bergerak 12 bulan (tebal), pita ± 1 SE; 0 = latar
SO₂ untuk tempat ini belum tersedia (orbit sampel masih diproses).
±SE hanya statistik; ketidakpastian retrieval (faktor massa udara) 25–50 % untuk NO₂ dan lebih besar untuk kolom SO₂ kecil. Data angin belum digunakan: cincin latar mencakup semua arah. Sumber: KNMI TEMIS NO₂ TROPOMI bulanan v1.0; Copernicus Sentinel-5P OFFL L2 SO₂ melalui Microsoft Planetary Computer.
Pemulihan pascatambang
Kondisi lahan di dalam jejak tambang dilihat dari satelit, tahun demi tahun (1990–2025)
Dialihfungsikan
Setelah penambangan, sebagian besar lahan menjadi permukiman atau bangunan, tambak, atau kebun sawit.
Poligon jejak tambang
3
Pernah terganggu
2,7 ha
Vegetasi kembali
0,1 ha
Ditinggalkan ≥ 5 tahun, masih terbuka atau berair
0 ha
Di luar batas izin yang diketahui (ESDM)
10 ha
Angka-angka ini adalah jumlah dari semua poligon; status sebuah kelompok adalah status dengan luas terbesar. Ini bisa berupa celah dalam lapisan izin ESDM atau izin lama atau kedaluwarsa: lapisan itu hanya memuat izin yang berlaku.
Luas per status
Tumbuh kembali secara alami0,1 ha 1 %
Dialihfungsikan2,6 ha 26 %
Tidak terlihat pada 30 m7,4 ha 73 %
Tahun penting
Penambangan pertama
1990
Puncak penambangan
–
Penambangan terakhir
1990
Penambangan berhenti
1991 · 35 tahun lalu
Tanah terbuka
Bangunan
Tambak ikan atau udang
Lahan pertanian
Semak
Tidak ada tanah tambang yang terlihat pada 30 m. Pada 2025: bangunan 10 ha, semak 0,1 ha.
Tampilkan angka
Tahun
Tanah terbuka
Bangunan
Tambak ikan atau udang
Lahan pertanian
Semak
1990
2
7
0
1
0
1991
0
9
0
0
0
1992
1
9
0
0
0
1993
1
9
0
0
0
1994
1
9
0
0
0
1995
1
9
0
0
0
1996
1
9
0
0
0
1997
1
9
0
0
0
1998
1
9
0
0
0
1999
0
10
0
0
0
2000
0
10
0
0
0
2001
0
10
0
0
0
2002
0
10
0
0
0
2003
0
10
0
0
0
2004
0
10
0
0
0
2005
0
10
0
0
0
2006
0
10
0
0
0
2007
0
10
0
0
0
2008
Seluruh poligon jejak tambang, termasuk bagian di luar subjek ini.
Status per poligon
Akun gratis · Status per poligon, beserta tingkat keyakinan, aturan yang menentukannya, dan riwayat lahannya, memerlukan akun gratis.
Tutupan lahan dari satelit, bukan reklamasi yang dilaporkan: laporan reklamasi ESDM tidak digunakan. Sumber: MapBiomas Indonesia Koleksi 5 (30 m, CC BY-SA 4.0), JRC Tropical Moist Forest; jejak tambang Maus dkk. 2022 dan Cheng dkk. 2026 (CC BY-SA 4.0); lapisan izin ESDM MODI. Metode rec-1.0 · dihitung 19 Okt 2026
0
10
0
0
0
2009
0
10
0
0
0
2010
0
10
0
0
0
2011
0
10
0
0
0
2012
0
10
0
0
0
2013
0
10
0
0
0
2014
0
10
0
0
0
2015
0
10
0
0
0
2016
0
10
0
0
0
2017
0
10
0
0
0
2018
0
10
0
0
0
2019
0
10
0
0
0
2020
0
10
0
0
0
2021
0
10
0
0
0
2022
0
10
0
0
0
2023
0
10
0
0
0
2024
0
10
0
0
0
2025
0
10
0
0
0
Tanah terbuka
Bangunan
Tambak ikan atau udang
Lahan pertanian
Semak
Tidak ada tanah tambang yang terlihat pada 30 m. Pada 2025: bangunan 10 ha, semak 0,1 ha.